Ada Apa dengan Barcelona dan Lionel Messi?

Musim 2019/20 semakin buruk bagi FC Barcelona. Setelah gagal meraih satu gelar pun di semua pertandingan berikutnya, Barca harus mengakhiri musim dengan kekalahan memalukan dari FC Bayern dengan skor 8-2 di babak perempat final Liga Champions. Belum selesai di situ dikutip dari bandarq, seminggu setelah kekalahan yang memalukan, mimpi buruk Barca berlanjut. Bintang sekaligus kapten yang sudah berada di Barca sejak 2001, Lionel Messi, sudah menyatakan keinginannya untuk hengkang dari Barca.

Sebelumnya, yang kita tahu adalah Messi dan Messi adalah Barca. Lionel Messi akan menjadi klub individu dan mengakhiri karirnya di FC Barcelona. Memang, bukan tidak mungkin Messi bisa melanjutkan karirnya sebagai manajer atau pun peran di klub FC Barcelona. Namun, keputusan Messi yang mengejutkan semua orang cukup membuat kami curiga ada yang tidak beres dengan FC Barcelona sekarang.

Kembali ke musim 2014/15, Barcelona mengakhiri musim yang kuat dengan memenangkan tempat-tempat tinggi. Tim Barca saat itu adalah yang terbaik dari semua lini. Trio Messi, Suarez dan Neymar menjadi trio paling menakutkan di Eropa musim ini. Di lini tengah, mereka memiliki lapisan pemain seperti Xavi, Iniesta, Busquet, Rakitic, Mascherano dan Sergi Roberto. Namun, Jordi Alba, Dani Alves, Pique dan Ter Stegen menyelesaikan gol tersebut. Semuanya dalam kondisi bagus dan mungkin yang terbaik di Eropa.

Namun siapa sangka Barcelona benar-benar terpuruk sejak musim itu. Barca tidak mengalami penurunan yang ekstrim, sehingga sama sekali tidak merebut gelar. Sejak musim itu hingga saat ini, Barca kembali meraih 3 gelar La Liga, 4 Copa del Rey, dan 2 Piala Super Spanyol. Hanya saja sepertinya ada masalah sistemik yang tidak langsung terlihat dari luar, sehingga Barcelona kini dalam kondisi kisruh.

Awal mula kepemimpinan Joan Laporta yang mengubah Barca

Pada tahun 2003, Barcelona memiliki presiden baru setelah dua presiden sebelumnya gagal memberinya satu gelar dalam 3 tahun. Seorang politikus Spanyol, Joan Laporta, terpilih setelah memperoleh mayoritas pemilih saat itu.

Awalnya, Laporta memulai kepemimpinannya dengan kurang mulus. Janji kampanye untuk melibatkan David Beckham tidak terpenuhi. Sang superstar sebenarnya telah bergabung dengan klub rival, Real Madrid. Laporta kemudian merekrut pemain lain untuk menebus kegagalannya merekrut Beckham. Pengganti ini adalah Ronaldinho.

Kehadiran Ronaldinho menjadi awal lahirnya FC Barcelona. Ronaldinho tak hanya berada di tengah permainan Barcelona di lapangan, namun ia juga semakin memfasilitasi kerjasama antara Barcelona dan brand-brand ternama. Nike menjadi salah satu brand yang semakin dikaitkan dengan Barcelona karena kehadiran Ronaldinho di klub Catalan tersebut.

Barcelona membangun tim dengan Ronaldinho di tengah. Selain beberapa tim muda yang pernah lulus dari Akademi La Masia seperti Xavi dan Iniesta, FC Barcelona pun menjelma menjadi klub menakutkan di Eropa. Dan yang tak kalah pentingnya, tentunya adalah kelahiran putra ajaib Argentina, Lionel Messi. Messi melakukan debutnya bersama FC Barcelona dan secara bertahap memberikan kontribusi yang signifikan bagi FC Barcelona. Barca memenangkan dua gelar La Liga dan satu gelar Liga Champions pada musim 2004/05 dan 2005/06.

Terlepas dari berbagai kontroversi dan kritik yang melanda Laporta, termasuk ketika salah satu tim suksesnya, Sandro Russel, mundur dari jabatan direktur pada tahun 2005, Joan Laporta satu persatu memperbaiki permasalahan di FC Barcelona. Tak hanya hasil di lapangan, Laporta juga memperbaiki situasi keuangan Barcelona.

Dengan dukungan Ferran Soriano sebagai Vice President, pendapatan FC Barcelona terus meningkat. Pendapatan Barcelona awalnya hanya mencapai £ 84 juta pada musim 2002/03 sebelum Laporta memimpin. Tiga tahun kemudian, pendapatan Barca naik menjadi £ 163 juta di musim 2005/06 dan meningkat menjadi £ 276 juta di musim 2007/08. Rekor keuangan Barca pun membaik, dari awal rugi £ 65 juta menjadi untung £ 78 juta.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *