Daftar Pinjaman untuk UMKM di Tengah Pandemi Corona

Dampak pandemi Corona justru mengguncang perekonomian Tanah Air, di mana pelaku wirausaha seperti UMKM dianggap salah satu yang paling rentan. Oleh karena itu, mereka harus menempuh berbagai cara agar perusahaan dapat bertahan. Nah, melalui artikel di bawah ini, kita akan membahas daftar pinjaman untuk UKM di tengah wabah, untuk membantu pengusaha unuk pengajuan kredit agar pulih secara ekonomi.

Virus corona tidak hanya menjadi ancaman bagi kesehatan manusia, tetapi juga bagi perekonomian nasional. Untuk itu, di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo, pemerintah berinisiatif memberikan keleluasaan pembayaran pokok angsuran kredit, dan meminta BUMN dan BUMN untuk berpartisipasi aktif bekerjasama dengan pelaku UMKM yang tidak terafiliasi dengan perbankan dan keuangan. perusahaan.

Sisanya yang berjumlah sekitar 23 juta UKM belum pernah tersentuh oleh layanan pembiayaan ini. Sehingga pemerintah diminta fokus pada 23 juta UMKM, agar bisa mendapatkan program pengembangan pembiayaan modal kerja.

Selain itu, dia juga meminta para menteri untuk menyiapkan program pendampingan bagi UKM yang terkena wabah Corona. Skema ini berupa bantuan sosial, khususnya bagi UKM yang tergolong miskin dan rentan. Sebagaimana dijelaskan di atas, pemerintah saat ini tidak hanya memberikan bantuan modal darurat, tetapi juga dengan cara mengurangi cicilan pokok cicilan pinjaman.

Kebijakan ini diberikan kepada debitur yang memiliki akses pinjaman dari BPR, bank atau perusahaan pembiayaan. Dengan begitu, UMKM tidak perlu khawatir meminjam dana dari salah satu dari tiga lembaga tersebut, karena bunganya 3 hingga 6 persen untuk pinjaman bersubsidi. Jika Anda seorang trader yang membutuhkan suntikan dana, sebaiknya simak dulu penjelasan berikut tentang daftar pinjaman untuk UKM di tengah wabah Corona.

1. Kredit Usaha Rakyat Bank Mandiri

Pilihan pertama pinjaman UMKM di tengah wabah Corona adalah KUR Bank Mandiri. Pembiayaan yang diberikan untuk meningkatkan layanan perbankan kepada UKM produktif terbagi menjadi 4 jenis produk yaitu KUR Mikro, KUR Ritel, KUR Penempatan TKI dan KUR Khusus.

KUR Mikro adalah jenis pinjaman dengan batas kredit maksimal Rp25 juta dan berjangka waktu 2 tahun. Sedangkan KUR retail merupakan pinjaman dengan limit kredit lebih dari Rp 25 juta dan maksimal Rp 200 juta yang jangka waktunya terbagi menjadi dua jenis yaitu maksimal 3 tahun untuk kredit modal kerja dan 5 tahun untuk investasi. Pinjaman.

Tak jauh berbeda dengan KUR Mikro, batas kredit yang diberikan KUR untuk penempatan TKI adalah Rp 25 juta dengan jangka waktu sesuai kontrak kerja atau maksimal satu tahun. Selain itu, ada juga KUR khusus yang memberikan limit pinjaman lebih dari Rp 25 juta hingga Rp 500 juta untuk kelompok yang dikelola secara kolektif seperti perkebunan rakyat dan usahatani kecil.

2. Genius Flexi Cash

Beberapa orang mungkin masih mengira Jenius hanya digunakan sebagai dompet digital. Hal tersebut tidak salah, namun untuk meningkatkan layanannya dalam memberikan kemudahan kepada masyarakat, produk andalan Bank Tabungan Pensiunan Nasional ini meluncurkan fitur baru yang dikenal dengan nama Flexi Cash Genius.

Anda dapat menggunakan Jenius Flexi Cash untuk menambah modal bisnis Anda. Pasalnya, jumlah maksimal yang diberikan produk ini hingga Rp50 juta dengan durasi hingga 36 bulan dan dikenakan bunga 1,75% -2,25%. Dengan cara ini, produk pembiayaan ini diharapkan dapat dimasukkan ke dalam daftar kredit UMKM.

3. KTA Permata

Selain itu, produk pembiayaan yang tak kalah impresif dalam daftar pinjaman bagi UKM di tengah wabah Corona ini adalah KTA Permata. Produk ternama dari Permata Bank ini memberikan dana pinjaman tunai tanpa jaminan sampai dengan Rp 300 juta dengan jangka waktu pinjaman hingga 5 tahun yang dapat digunakan untuk berbagai keperluan, termasuk menambah modal perusahaan.

Tak hanya itu, KTA Permata Bank juga dikenal memiliki suku bunga yang relatif rendah, mulai dari 0,88 persen per bulan dimana pelunasan pinjaman juga bisa dilakukan secara otomatis dengan mendebet rekening Bank Permata milik Anda sendiri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *