Pengertian Infeksi Cacing Tambang Yang Harus Diwaspadai

Mungkin kamu sangat asing dengan istilah cutaneous larva migran, karena istilah tersebut yang sangat sulit untuk diingat selain karena bahasa yang rumit, juga nama yang terlalu panjang. Maka dari itu, istilah tersebut dengan CLM agar tidak terlalu panjang dan mudah diingat. Menurut hellosehat.com, CLM biasa juga disebut dengan infeksi cacing tambang. Pengertian infeksi cacing tambang sendiri merupakan infeksi yang bisa dialami oleh manusia yang diakibatkan oleh parasit cacing di dalam kulit. 

Infeksi cacing tambang ini memang disebabkan oleh beberapa jenis cacing yang biasa berada di hewan-hewan seperti anjing, kucing, kuda, domba, dan lain sebagainya. Oleh sebab itu, orang yang biasanya terinfeksi penyakit ini adalah orang-orang yang sering tidak mengenakan alas kaki ketika berjalan di atas tanah yang banyak kotoran-kotoran hewan seperti yang dijelaskan di atas. Tempat yang dimaksud adalah seperti pantai maupun taman. Tidak hanya itu, benda-benda yang lembab pun bisa menjadi media untuk penularan contohnya handuk.

Negara-negara yang sering terinfeksi oleh cacing tambang ini biasanya berasal dari Asia Tenggara, Amerika, Afrika, serta Kepulauan Karibia, karena memang negara yang memiliki iklim tropis dan subtropis. Infeksi cacing tambang ini pun bisa menyerang siapa pun, baik itu anak-anak, remaja, bahkan dewasa. Hanya saja, memang anak-anak lebih sering terkena infeksi ini karena lebih sering bermain tanpa alas kaki dibandingkan dengan orang dewasa. Selain itu pula, infeksi ini pun sering mengenai orang-orang yang suka berjemur atau bermain di sekitaran pantai tanpa memakai alas kaki, juga kepada orang-orang yang bekerja di sekitaran pembangunan maupun kandang hewan.

Penyebab

Masih mengenai pengertian infeksi cacing tambang, kamu harus memahami penyebabnya mengapa bisa menginfeksi manusia. Penyebab dari terinfeksinya manusia adalah karena adanya siklus untuk kehidupan dari parasit yang bisa menular melalui kotoran-kotoran hewan yang mempunyai telur cacing tambang, yang bisa menempel pada kulit manusia. Penularan ini bisa melalui permukaan tanah yang lembab, terasa hangat, dan biasanya berpasir. Karena telur-telur cacing tambang memang lebih senang menetas pada permukaan seperti itu dan juga bisa langsung menembus pada kulit manusia.

Larva dari cacing tambang bisa menembus kulit hewan melalui dermis, yaitu kulit yang berada di antara lapisan epidermis dan jaringan yang bernama subkutan. Kemudian, larva tersebut akan bergerak menuju paru-paru melewati sistem limfatik dan vena. Ketika proses tersebut, larva bisa saja tertelan oleh hewan yang kemudian berkembang biak di dalam usus, lalu keluar melalui kotoran. 

Ketika kotoran yang mengandung telur larva atau bahkan sudah menjadi larva cacing terinjak oleh manusia, maka akan bisa langsung masuk ke dalam tubuh dengan melalui folikel rambut ke permukaan kulit. Tidak hanya itu, bisa juga melalui kulit manusia yang retak, bahkan bisa juga melalui kulit manusia yang sehat. Namun, pada manusia larva tidak bisa menembus lapisan kulit dermis seperti pada hewan. Maka, infeksi cacing tambang pada manusia hanya dapat terjadi di bagian-bagian kulit luar.

Gejala

Apabila masih tergolong tahap yang ringan, infeksi cacing tambang ini memang tidak akan ada atau terasa oleh penderita. Namun, jika sudah termasuk parah, baru penderita akan merasakan gatal-gatal pada permukaan kulit. Bukan hanya gatal, penderita pun merasakan seperti ditusuk atau rasa geli di sekitaran permukaan kulit. 

Kamu bisa melihat beberapa gejala yang biasa terjadi pada penderita infeksi cacing tambang yang di antaranya adalah permukaan kulit yang sudah terinfeksi akan berwarna kemerahan atau warna kulit yang breubah, tumbuhnya papula atau semacam benjolan yang isinya padat. Lalu umumnya setelah  beberapa jam terinfeksi, kulit penderita akan berubah bersisik seperti ular setebal 2 sampai 3 mm, dan bisa bertambah parah.

Itulah ulasan mengenai pengertian infeksi cacing tambang yang bisa kamu waspadai. Semoga artikel ini bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *