Sejarah Dari Tempat Wisata Green Canyon di Pangandaran

Wisata Green Canyon Pangandaran menjadi pilihan para wisatawan yang ingin merasakan sensasi liburan berbeda. Keindahan alam yang ditawarkan destinasi wisata yang berada di Kabupaten Pangandaran ini memang tiada duanya. Melihat daya tariknya, mungkin Anda tidak menyangka bahwa dulu kawasan tersebut dianggap angker dan jarang dikunjungi. Dibalik itu semua ada sejarah singkat mengapa tempat yang dulunya angker bisa menjadi lokasi wisata yang menarik.

Sejarah Dari Tempat Wisata Green Canyon di Pangandaran

Sejarah yang mengiringi hadirnya sebuah destinasi wisata bisa menjadi salah satu daya tarik yang patut untuk diingat. Sebagai salah satu destinasi wisata kebanggaan warga Pangandaran, Green Canyon memiliki sejarah menariknya tersendiri. Dilansir dari harapanrakyat.com, di bawah ini adalah sejarah Cukang Taneuh bisa menjadi destinasi wisata Green Canyon :

  1. Petualangan Tiga Bule di Sungai Cijalu dan Sungai Cijulang

Sejarah tempat wisata Green Canyon Pangandaran dimulai pada tahun 1989 dimana tiga turis Swiss diajak menyusuri Sungai Cijalu dan Sungai Cijulang untuk berkeliling. Asep Kartiwa yaitu Tokoh Pariwisata Pangandaran mengajak ketiga bule ke tempat tersebut karena mereka ingin mengunjungi tempat yang unik. Saat itu Pangandaran hanya memiliki wisata pantai saja sehingga sulit menemukan lokasi yang unik, akhirnya dipilihlah Sungai Cijalu dan Sungai Cijulang ini.

  1. Kekaguman Tiga Bule Terhadap Sungai Cijulang

Rute petualangan Asep dan tiga bule Swiss tersebut dimulai dari kawasan Sungai Cijalu, kemudian ke Bojong Salawe, hingga berakhir di Sungai Cijalung. Sepanjang Sungai Cijalung, ketiga bule tersebut tidak henti-hentinya berdecak kagum akan keindahan alamnya. Perpaduan air tawar dan air laut hingga menjadi hijau, pepohonan besar nan rindang, ikan besar di bawah perahu, tebing dengan bebatuan stalagtit, burung, dan hewan lainnya menjadi pemandangan yang sangat menarik untuk mereka.

  1. Pemberian Nama Green Canyon

Ketiga bule Swiss tersebut menyebutkan bahwa keindahan alam di Cukang Taneuh layaknya Green Canyon di Amerika. Menurut mereka, keindahan alam yang seperti itu jarang bisa ditemukan. Akhirnya melalui ketiga bule tersebut kawasan Cukang Taneuh lebih dikenal dengan tempat wisata Green Canyon di Pangandaran.

  1. Diambil Alih Pemerintah Daerah

Setelah peristiwa tersebut, Cukang Taneuh mulai banyak dikunjungi oleh turis mancanegara. Para Guide di Pangandaran membantu melakukan promosi pada turis yang mereka bawa. Meskipun begitu kawasan Green Canyon hanya terkenal di kalangan turis asing saja pada waktu itu. Kemudian di tahun 1992 kawasan wisata ini mulai terkenal dikalangan wisatawan lokal lalu pada tahun 1994 Pemerintah Daerah mulai mengembangkan dengan membangun dermaga perahu.

Itulah informasi mengenai sejarah singkat dari Green Canyon yang begitu terkenal di Pangandaran. Indonesia memang memiliki banyak sekali daerah seperti Green Canyon ini yang perlu dieksplore untuk meningkatkan bidang pariwisata. Sejarah dari tempat wisata Green Canyon di Pangandaran tersebut semoga bisa menjadi tambahan pengetahuan untuk Anda.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *